PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Tipu Warga Rp 715 Juta, 2 Dukun Pengganda Uang Diringkus di Riau

Tipu Warga Rp 715 Juta, 2 Dukun Pengganda Uang Diringkus di Riau
Desember 23
23:22 2021

PALUPOS.COM – Dua pelaku penipuan dengan modus dukun pengganda uang ditangkap Polres Indragiri Hulu, Riau. Kedua pelaku ditangkap setelah menipu korban ratusan juta rupiah.

PS Kasubsi Penmas Polres Indragiri Hulu, Aipda Misran WB, mengatakan dua dukun pengganda uang itu adalah SKD (43) dan SYD (53). Keduanya warga Jambi dan Peranap.

“Kasus mulai terjadi pada April 2021. Saat itu salah satu pelaku mendatangi rumah korban. Pelaku mengatakan ada rekannya yang dapat menggandakan uang hingga 4 kali lipat,” terang Misran kepada wartawan, Rabu (22/12/2021).

Awalnya korban menolak karena tidak ada uang. Namun, karena tergiur keuntungan besar tanpa harus bekerja keras, korban berusaha mengumpulkan uang agar dapat digandakan.

Selanjutnya, korban datang ke rumah SKD di Kelayang, Jambi sambil membawa uang Rp 33 juta. Uang itu sebagai tanda jadi atau uang muka penggandaan.

“Sejak saat itu, kedua pelaku ini kembali menemui korban untuk menggandakan uang. Total itu April-September itu ada Rp 715 juta uang korban diserahkan untuk digandakan,” kata Misran.

Sejak akhir September 2021, korban selalu bertanya pada kedua pelaku tentang hasil penggandaan uang. Namun kedua pelaku mengatakan belum berhasil dan diminta sabar.

Baca juga:
Merasa Ditipu Wanita Ngaku Diperkosa 4 Pria, Pengacara Putuskan Mundur!
Mulai sadar sudah ditipu, akhirnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Selanjutnya, Selasa (14/12), Opsnal Satreskrim Polres Inhu langsung mencari pelaku dan menangkapnya keesokan harinya.

“Tim menggeledah rumah lama pelaku di Kelayang. Ditemukan satu unit senjata airsoft gun dan sejumlah alat-alat pesugihan. Tidak hanya itu, tim juga mengamankan 1 set peralatan spiritual yang digunakan para pelaku untuk menipu korban,” kata Misran.

Source : detik.com

Related Articles