PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Ini Pembelaan Panji Gumilang Saat Ponpes Al Zaytun Disebut Sesat: Hak Asasi Manusia Jalankan Ibadah

Ini Pembelaan Panji Gumilang Saat Ponpes Al Zaytun Disebut Sesat: Hak Asasi Manusia Jalankan Ibadah
Juni 30
18:13 2023

Pondok Pesantren Al Zaytun masih jadi sorotan karena ajarannya dianggap menyimpang.

Penyimpangan ajaran itu dinilai dari tata cara pelaksanaan salat di Ponpes Al Zaytun yang mencampur laki-laki dan perempuan dalam satu saf salat.

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang kemudian menjelaskan bahwa mencampur laki-laki dan perempuan dalam satu saf salat merupakan wujud mengangkat harkat dan martabat perempuan.

“Berkenaan dengan pelaksanaan shalat, kemudian ada wanita, saya mengedepankan fiqih sosial mengangkat harkat martabat wanita yang selama ini terpinggirkan,” pungkas Panji dalam acara Kick Andy di Metro TV, dilansir kembali dari wartaekomi pada Jumat, 30 Juni 2023.

Panji tetap menegas bahwa Ponpes Al Zaytun tidak sesat karena ajarannya berdasarkan Alquran.

Sementara bagaimana manusia menjalankan ibadah menurutnya merupakan hak asasi manusia.

“Kalau soal itu saja lantas (dianggap) sesat-menyesatkan, bagaimana dunia? Itu hak asasi manusia untuk menjalankan ibadah menurut keyakinannya. Dasar kami Alquran,” tambahnya.

Terkait hal itu, Panji lantas meminta agar tidak menyamakan tafsiran Al quran di Ponpes Al Zaytun dan tafsiran orang lain.

“Jangan cari persamaan, kalau persamaan semua selesai dunia ini, dunia berfikir itu terus berkembang begitu juga kita memahami Al Quran, bukan menafsir,” ujarnya.

Related Articles