PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

tidak ada wacana Munaslub Golkar

tidak ada wacana Munaslub Golkar
April 26
02:07 2017

PALUPOS.COM(PPC),JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham menegaskan tidak ada wacana musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) di internal untuk mengganti Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

“Wacana Munaslub itu tidak ada sama sekali di internal partai,” kata Idrus Marham di Jakarta, Selasa.

Idrus Marham menyatakan heran jika muncul wacana Munaslub karena kepengurusan Golkar baik di DPP, DPD II, maupun l DPD II, solid mendukung Novanto sebagai ketua umum.

Idrus menegaskan, kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E), tidak mengurangi komitmen kader-kader Partai Golkar untuk mendukung kepemimpinan Novanto.

“Semua pengurus dari berbagai tingkatan menyatakan mendukung penuh kepemimpinan Novanto,” kata Idrus.

Terkait proses hukum di KPK yang sedang mengusut kasus dugaan korupsi KTP-E, dan menempatkan Novanto sebagai saksi, menurut Idrus, pihaknya menghormati proses yang sedang dilakukan KPK.

Menurut Idrus, Partai Golkar menghormati seluruh proses hukum di KPK dan Partai Golkar juga menghargai sikap ketua umumnya yang kooperatif dalam menjalani proses hukum. (adv)

Related Articles