PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Jessica Wongso satu TPS dengan Angelina Sondakh

Jessica Wongso satu TPS dengan Angelina Sondakh
April 19
08:30 2017

PALUPOS.COM(PPC), Jakarta – Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet, Angelina Sondakh, serta terpidana kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jesica Kumala Wongso, kembali menggunakan hak pilihnya di TPS 095 pada Pilkada DKI putaran dua. “Tadi Angie dan Jessica sudah mencoblos, mereka terdaftar dan sudah memilih,” kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pondok Bambu Ika Yusanti, ditemui di Lapas Pondok Bambu Jakarta.

Sedangkan terpidana kasus korupsi kasus alat kesehatan (alkes) Siti Fadilah Supari belum memilih karena tidak terdaftar dalam DPT. Menurut Ika, Siti Fadilah akan diberi kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya setelah pukul 12.00 WIB dengan menunjukkan bukti identitas berupa E-KTP atau suket. Ia menuturkan sebanyak 260 tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Pondok Bambu mencoblos di TPS 095 Pilkada DKI putaran kedua.

“Dalam DPT tercatat 293, tetapi ada beberapa yang dobel dan tidak diketemukan, lalu ada juga yang sudah bebas, jadi yang hadir hari ini 260,” katanya.

Ika mengatakan terdapat 711 penghuni lapas yang tercantum dalam basis data pemasyarakatan sebagai penduduk DKI Jakarta, tetapi pada saat diverifikasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI, terdapat sejumlah warga yang tidak sesuai namanya dengan NIK. Siapa pun gubernur yang terpilih, Ika berharap akan membawa program yang lebih baik untuk warga binaan yang ada di lapas.

“Harapannya siapa pun yang terpilih bisa memperhatikan ada banyak warga binaan yang ada di lapas dan rutan sehingga bisa memberikan program pembinaan lebih baik,” ucap Ika. Pemilihan dimulai pada pukul 07.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB, selanjutnya pada pukul 13.00 WIB penghitungan suara akan mulai dilakukan. (adv)

Related Articles