PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Pelaku Bom Kampung Melayu Itu Anggota Kelompok Pendukung Utama ISIS

Pelaku Bom Kampung Melayu Itu Anggota Kelompok Pendukung Utama ISIS
Mei 27
07:04 2017

JAKARTA – Setelah kejadian bom Kampung Melayu pada Rabu (24/5) malam, kepolisian RI akhirnya telah mengantongi nama-nama pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 3 orang anggota polisi itu.

Jumat (26/5) malam, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengumumkan pelaku bom, yaitu Ichwan Nurul Salam dan Ahmad Syukri.

“Yang pertama positif Ichwan Nurul Salam melalui pembanding putranya, dan yang kedua melalui pembanding ibu kandung, positif Ahmad Syukri”, terang Kapolri seperti dilansir dalam okezone.com.

Kapolri sebut, kepastian nama pelaku diperoleh berdasarkan identifikasi sidik jari dari data yang terkumpul di lapangan dan hasil tes DNA yang selesai Jumat (26/5) petang.

Dari hasil penyidikan Densus 88, kedua pelaku ternyata merupakan anggota dari kelompok pendukung utama ISIS.

“Dua-duanya positif jaringan pelaku dan hasil penyidikan dari Densus 88 mereka tergabung dalam sel Mudiriyah JAD Bandung Raya. Kelompok yang bertanggung jawab dan kita tahu JAD pendukung utama dari ISIS melalui intermediate yang bernama Bahrun Naim,” terangnya. (*)

Related Articles