PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

4 Orang Tewas, Pesawat Ringan Jatuh di Australia

4 Orang Tewas, Pesawat Ringan Jatuh di Australia
Desember 20
22:11 2021

PALUPOS.COM – Sebuah pesawat ringan jatuh di perairan lepas pantai Kota Brisbane, Australia. Akibat kecelakaan itu, empat orang tewas, termasuk dua anak-anak.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (19/12/2021) Polisi mengatakan pilot pesawat ringan yang berusia 69 tahun itu membawa ketiga penumpangnya dalam ‘perjalanan yang menyenangkan’ pada Minggu (19/12) pagi waktu setempat. Pesawat itu jatuh ke daerah timur laut Brisbane tak lama setelah lepas landas.

Dalam potret yang beredar, terlihat pesawat Rockwell International mengambang terbalik di Moreton Bay.

Hingga saat ini polisi masih berusaha mengidentifikasi penumpang laki-laki dan anak-anak, yang menurut inspektur Craig White “lebih muda dari remaja”.

“Ini adalah kecelakaan tragis … menjelang Natal dan hal terakhir yang harus dialami setiap keluarga pada saat ini sepanjang tahun, kapan saja,” kata White kepada wartawan.

Komisaris Dewan Keselamatan Transportasi Australia Angus Mitchell mengatakan laporan tentang penyebab kecelakaan pesawat ringan itu akan selesai dalam enam hingga delapan minggu ke depan.

Source : detik.com

Related Articles