PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Untuk Lawan Rusia, Amerika Serikat Janji Pasok Senjata ke Ukraina

Untuk Lawan Rusia, Amerika Serikat Janji Pasok Senjata ke Ukraina
April 12
20:38 2022

PALUPOS.COM – Amerika Serikat berkomitmen untuk membantu Ukraina melawan Rusia dengan segala cara. Salah satunya yakni dengan tanpa henti memasok senjata untuk Ukraina.

Seperti dilansir Reuters, Senin (11/4/2022), komitmen Amerika Serikat ini disampaikan saat Ukraina menyerukan permintaan lebih banyak bantuan militer dari negara-negara Barat, khsusnya Amerika Serikat. Sementara itu, penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan, mengamini permintaan Ukraina tersebut.

Dia menegaskan pemerintahan Presiden Joe Biden akan mengirimkan lebih banyak senjata ke Ukraina demi mencegah Rusia merebut lebih banyak wilayah dan menargetkan warga sipil. Amerika Serikat menyebut serangan terhadap warga sipil sebagai kejahatan perang.

“Kita akan mendapatkan untuk Ukraina senjata-senjata yang dibutuhkannya untuk mengalahkan Rusia, untuk menghentikan mereka merebut lebih banyak kota di mana mereka melakukan kejahatan-kejahatan ini,” tegas Sullivan dalam wawancara dengan program televisi ABC News ‘This Week’ pada Minggu (10/4).

Penegasan itu juga disampaikan Sulivan saat berbicara dalam program televisi NBC News ‘Meet the Press’. Dia menyatakan AS ‘bekerja sepanjang waktu untuk mengirimkan persenjataan kita sendiri … dan mengatur dan mengkoordinasikan pengiriman persenjataan itu dari banyak negara lainnya’.

“Senjata datang setiap hari, termasuk hari ini,” sebutnya.

Source: detik.com

Related Articles