PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Sulteng

BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Sulteng
April 29
02:44 2017

Gempa hebat ikut guncang Sangihe. Dan gempa itu itu diindikasikan potensial tsuami. Ombak besar yang bakal menerjang ke daratan itu diantaranya akan terjadi sampai Sulawesi Selatan (Sulteng). Namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mencabut peringatan dini tsunami itu.

Gempa berkekuatan 7,1 SR itu sebenarnya mengguncang Mindanau, Filipina selatan. Tapi karena letaknya yang berdekatan dengan Pulau Sangihe, atau 210 km Barat Laut Kepulauan Sangihe dan 246 km Barat Laut Kepulauan Talaud, serta 442 km Timur Laut Manado Sulawesi Utara, maka dampak dari gempa itu diindikasikan ikut berpengaruh terhadap beberapa wilayah Indonesia.

Berdasarkan Badan Geologi USA, gempa itu kekuatan 6,8 SR pada kedalaman 41,7 km. Dan peringatan dini tsunami berakhir sekira pukul 05.07 WIB.

“Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa mag:7.3 SR, tanggal: 29-Apr-17 03:23:20 WIB, dinyatakan telah berakhir,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (29/4/2017).

Menurut Sutopo, BMKG semula menyampaikan peringatan dini tsunami. Dalam peringatan itu, kemungkinan terjadi tsunami lokal yang merusak, untuk radius 100 kilometer dari episenter.

Namun setelah itu peringatan dini tsunami di Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah dinyatakan berakhir. Sedang Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke BPBD dampak gempa.

“Berdasarkan laporan dari BPBD, gempa dirasakan lemah di Manado, Sangihe dan Maluku Utara. BPBD juga melaporkan belum ada tanda-tanda tsunami di sekitar pantai kawasan itu. Pemantauan terus dilakukan,” katanya. jss

Related Articles