PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Basarnas Sisir Lagi Pantai Barat Banten dan Selatan Lampung Hari Ini

Basarnas Sisir Lagi Pantai Barat Banten dan Selatan Lampung Hari Ini
Desember 27
09:48 2018

Jakarta – Badan SAR Nasional (Basarnas) akan melakukan operasi penyelamatan hari ke-6 terjadinya tsunami di Selat Sunda. Nantinya, Basarnas dan tim gabungan akan kembali menyisir wilayah pantai sisi barat Banten dan selatan Lampung.

“Tim Basarnas bersama Potensi PP akan melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai Barat Provinsi Banten dan pesisir pantai selatan Provinsi Lampung,” kata Basarnas dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Kamis (27/12/2018). Nantinya, jenazah yang berhasil ditemukan akan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat. Apabila identifikasinya sulit dilakukan, makan akan dirujuk ke RSUD Banten dan RS Berkah Pandeglang.

“OSC (Koordinator Lapangan) Lampung akan mengevakuasi jenazah ke RS Bob Bazar Kalianda sebagai Posko utama DVI,” jelas Basarnas.

Sebanyak 167 personel akan diterjunkan dalam operasi hari ke-6 ini. Akan ada 1 truk penyelamat, 8 mobil penyelamat, dan 6 truk personel yang dipakai.

Sebelumnya, jumlah korban tsunami Selat Sunda terhitung terus bertambah. Hingga kini jumlah korban tewas mencapai 430 orang.

“430 orang meninggal dunia, 1.495 luka-luka, 159 orang hilang, dan 21.991 mengungsi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (26/12).

Lebih dari seribu bangunan rusak. Bangunan yang rusak di antaranya adalah 924 unit rumah, 73 penginapan, dan 60 warung.

Related Articles