PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Matt Wright Gagal Taklukkan Buaya Berkalung Ban di Palu

Matt Wright Gagal Taklukkan Buaya Berkalung Ban di Palu
Februari 19
16:18 2020

Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengatakan pencarian terhadap buaya berkalung ban di Palu akan dilanjutkan. Namun, hari ini pencarian dijeda untuk recovery.

“Kita istirahat dulu, kita recovery. Takutnya mengusik buaya yang lain,” kata Kasatgas Pencarian Buaya, Haruna, saat dihubungi, Senin (17/2/2020).

Selain itu, Haruna mengatakan ahli reptilia asal Australia, Matt Wright, juga tengah kembali ke negara asalnya. Sebelumnya, rekan Matt Wright, Chris Wilson, sudah lebih dulu kembali ke Negeri Kanguru.

“Beliau sudah balik jam 16.00 WIB. Beliau balik ke Australia karena sudah lama mencari satwa liar itu,” tuturnya.

Haruna mengatakan Matt Wright mengatakan akan kembali bergabung bersama tim BKSDA Sulteng untuk menyelamatkan buaya berkalung ban tersebut. Namun, dia mengatakan tim BKSDA Sulteng akan terus berupaya melepaskan ban bekas yang melingkar di leher buaya tersebut.

“Menurut dia akan balik lagi. Tapi BKSDA akan melakukan penyelamatan,” ujar dia.

Matt Wright dan Chris Wilson bergabung bersama tim pada 10 Februari. Mereka bersama tim melakukan observasi di sarang buaya yang terlilit ban sepeda motor pada Minggu (9/2) di Muara Sungai Palu. Kehadiran Matt Wright dalam tim penyelamatan buaya semakin meningkatkan antusiasme warga.

Matt Wright bersama tim memasang perangkap untuk melepaskan ban motor di leher buaya muara Palu. Saat memasang perangkap pada Selasa (11/2), terlihat perangkap berbahan besi yang dirangkai bentuk kotak memanjang.

Tim BKSDA juga sempat memancing buaya tersebut keluar dengan mengikat ayam ke drone yang kemudian diterbangkan di atas Sungai Palu.

Related Articles