PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Stop Pertanyaan ‘Kapan Nikah’ di Momen Lebaran

Stop Pertanyaan ‘Kapan Nikah’ di Momen Lebaran
Mei 14
18:18 2021

Stop Pertanyaan ‘Kapan Nikah’ di Momen Lebaran. Apa jadinya jika momen menyenangkan seperti Lebaran justru menjadi rusak karena satu pertanyaan, ‘Kapan Nikah’? Ya, Lebaran dalam kebudayaan Indonesia adalah salah satu momen menyenangkan dengan berkumpulnya keluarga. Tetapi bagi sebagian orang, momen ini justru menjadi mipi buruk lantaran pertanyaan yang malas untuk dijawab tadi.

Sebagian orang akan serba salah dalam menjawabnya, sementara yang lain bisa dengan enteng memberikan jawaban atau bahkan mengalihkan pembicaraan. Hal ini dapat terjadi lantaran yang menanyakan adalah saudara dari keluarga inti yang lebih tua dan lebih dulu menikah dan memiliki anak. Meski begitu, Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Srti Ariani, S.Psi., M.Si (Nina) mengatakan, pertanyaan kapan nikah tidak perlu terlalu dipermasalahkan, sebab itu hanyalah pertanyaan basa basi.

“Pertanyaan kapan nikah itu cuma bagian dari basa-basi. Jadi dijawab saja, nggak masalah. Yang penting jangan dimasukkin ke hati. Jawab saja, ‘Doain ya’ atau ‘Lagi Persiapan atau ‘Cariin Dong’. Asal jawab saja, jangan jadi pikiran dan sampai nggak mau datang ke acara keluarga pas lebaran,” kata Nina.

Pertanyaan ‘Kapan Nikah’ ini seakan-akan sudah menjadi budaya tersendiri saat pertemuan keluarga dan sulit untuk dihindari. Hanya perlu diingat, ada beberapa orang yang terlalu sensitif untuk ditanya masalah pernikahan. Akhirnya sebagian orang memilih menghindari momen berkumpul dan pertemuan keluarga dengan mencari-cari alasan, karena menghindari pertanyaan ini.

Jadi jika Anda telah menikah, kata Nina, mungkin Anda bisa mengganti pertanyaan ke saudara atau teman yang belum menikah dengan pertanyaan basa-basi lain seperti Kerja dimana sekarang? atau sedang sibuk apa? Dengan begitu, tidak ada lagi orang yang merasa tersinggung.

Akan lebih mudah jika pertanyaan ini tidak perlu dimunculkan bukan?

Related Articles