PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Ini Calon Presiden Prancis

Ini Calon Presiden Prancis
April 24
12:44 2017

Pilihan Presiden (Pilpres) Prancis putaran pertama telah selesai. Dua calon yang akan bertarung pada putaran berikutnya. Dia adalah Emanuelle Macron dan Marine Le Pen.

Kandidat Presiden Prancis semakin mengerucut. Itu setelah rakyat Prancis memberikan suaranya dalam pemilihan presiden (Pilpres) putaran pertama Minggu, 23 April. Dari sebelas kandidat yang maju dalam tahap pertama, hanya dua kandidat yang akan bertarung di tahap berikutnya, bulan depan.

Dari perolehan suara awal, dua caln sudah didapat. Mereka adalah pimpinan Partai En Marche! Emanuelle Macron, dan tokoh ekstrem kanan Marine Le Pen. Keduanya yang akan bertarunhg di tahap berikutnya. Keduanya diprediksi mendapat dukungan lebih dari 20 persen suara,  jauh mengungguli kandidat lainnya.

Menurut analisis Lembaga Survei Harris, Macron mendapatkan 24 persen suara, unggul dari Le Pen yang diprediksi akan memperoleh  22 persen suara.

Namaun lembaga survei lainnya, Elebe menempatkan Macron di 23,7 persen, yang tetap diasumsikan bakal mengalahkan Le Pen yang diproyeksikan mendapat 22 persen suara.

Dua kandidat kuat lainnya, Jean-Luc Melenchon dan Francois Fillon masing-masing diprediksi mendapatkan 20 persen suara yang otomatis mengeliminasi dari persaingan di putaran kedua.

Dengan demikian, hampir berbagai lembaga survei memprediksi, bahwa hasil jajak pendapat sebelum pemungutan suara itu menempatkan Fillon dan Melenchon Le Pen dan Macron yang bakal unggul

Babak kedua antara Macron dan Le Pen akan digelar 7 Mei 2017. Dan pemenangnya akan menjadi presiden baru Prancis. Kedua kandidat ini punya pandangan yang berseberangan, terutama dalam menyikapi Uni Eropa.

Meski saat pemungutan suara putaran pertama berlangsung ketat, tapi Macron diasumsikan akan meraih kemenangan dengan mudah pada putaran kedua. Sebab beberapa program Le Pen diangga tidak populer di kalangan rakyat dan politikus Prancis.

Selain itu, kandidat yang telah tersingkir  juga meminta pendukungnya, serta rakyat Prancis memberikan suaranya ke salah satu kandidat. Sedang Benoit Hammon dan Francois Fillon dengan terang-terangan mengatakan, agar rakyat Prancis memberikan suara untuk Macron di putaran kedua. jss

Related Articles