PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

May Day, Turki Tangkap 70 Buruh

May Day, Turki Tangkap 70 Buruh
Mei 01
12:41 2017

Turki tangkap 70 buruh yang memaksa masuk kawasan Taksim. Ini adalah monumen buruh yang berkalang tanah menyuarakan aspirasinya di tahun 1977. Namun para buruh yang menerobos masuk kawasan ini hanya diamankan. Tidak sampai terjadi penembakan.

Di seluruh dunia, hari ini berbagai buruh turun ke jalan. Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) itu, di berbagai negara itu diramaikan sejumlah aksi, Senin (1/5/2017). Mereka mendesak upah dan lingkungan kerja yang lebih baik.

Dalam merayakan Hari Buruh Internasional itu, beberapa negara memberikan libur nasional. Namun tak sedikit  negara yang melarang digelarnya aksi unjuk rasa. Mereka akut aksi itu menyulut kekacauan.

Menurut Associated Press, Senin (1/4/2017), polisi Turki menahan lebih dari 70 orang buruh. Itu karena mereka mencoba berjalan ke Taksim Square dalam aksi May Day. 

Pemerintah Turki melarang berbagai aksi di alun-alun itu dalam tiga tahun terakhir. Polisi memblokir semua jalan masuk dan hanya mengizinkan sekelompok kecil perwakilan buruh untuk meletakkan karangan bunga di monumen ini.

Taksim adalah simbol pergerakan buruh di Turki. Pada tahun 1977, polisi menembaki buruh yang merayakan  May Day di kawasan ini. Akibat itu terdapat 34 orang yang meninggal dunia.

Untuk itu, dalam merayakan hari buruh kali ini, serikat buruh dari perusahaan besar sepakat menggelar aksi ke berbagai instansi pemerintah. Kalaulah ada yang datang ke Taksim, maka jumlahnya sangatlah minim.

Itu karena Pemerintah Turki telah memblokade kawasan ini. Ditakutkan, jika buruh merayakan hari buruh itu di kawasan ini, maka kerusuhan kembali terulanag.  jss

Related Articles