PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Mirip Close Friends Instagram, Twitter Mulai Kembangkan Fitur Flock

Mirip Close Friends Instagram, Twitter Mulai Kembangkan Fitur Flock
Januari 26
21:26 2022

PALUPOS.COM – Twitter sedang mengembangkan fitur baru yang bisa meningkatkan privasi pengguna sambil membatasi audiens cuitannyanya. Fitur bernama Flock ini cara kerjanya mirip seperti Close Friend di Instagram Stories.

Konsep fitur ini sebenarnya sudah diumumkan oleh Twitter sejak Juli tahun lalu. Saat itu mereka mengumumkan tiga konsep fitur yang salah satunya bernama Trusted Friends, dan kini fitur tampaknya mengusung nama baru yakni Twitter Flock.

Fitur ini ditemukan di aplikasi Twitter untuk Android versi 9.27.0-beta.2. Deretan kode yang ditemukan di aplikasi beta itu dengan jelas menunjukkan cara kerja fitur Flock yang memungkinkan pengguna untuk membatasi visibilitas cuitannya ke sekelompok pengguna.

Sama seperti fitur Close Friends di Instagram Stories, Twitter memberi opsi kepada pengguna untuk menambahkan pengguna lain ke dalam Flock-nya dan hanya anggota Flock saja yang bisa melihat dan membalas cuitan mereka.

Developer Alex Paluzzi juga berhasil mengaktifkan fitur ini sebelum dirilis. Dari screenshot yang ia bagikan di Twitter, fitur ini memungkinkan pengguna untuk menambahkan 150 orang ke dalam Flock-nya.

Jika pengguna membatasi cuitannya dan hanya membagikannya ke grup Flock, hanya angota grup yang bisa melihat dan membalas cuitan tersebut.

Pengguna bebas menambahkan atau menghapus orang dari grup Flock-nya kapan saja, dan orang yang ditendang dari grup tidak akan mendapatkan notifikasi dari Twitter. Tapi Twitter akan memberi tahu pengguna jika ada orang lain yang menambahkan mereka ke Flock.

Twitter Flock tentu akan bermanfaat bagi pengguna yang yang memiliki banyak akun, seperti akun pribadi dan akun alternatif untuk membicarakan topik tertentu. Dengan fitur ini, pengguna bisa memilih audiens sesuai dengan topik cuitan yang akan diunggah.

Fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum aktif di update terbaru Twitter. Belum diketahui kapan fitur ini akan diuji coba secara beta untuk kemudian digulirkan semua pengguna.

Source: detik.com

Related Articles