PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Desa Wisata Terindah Dunia, Inilah Desa Tetebatu Dari Lombok!

Desa Wisata Terindah Dunia, Inilah Desa Tetebatu Dari Lombok!
Desember 26
16:11 2021

PALUPOS.COM – Nama Desa Tetebatu menarik perhatian traveler belakangan ini. Berada di lereng gunung, desa Ini menjadi salah satu wakil Indonesia di kancah internasional.

Beberapa waktu lalu UNWTO, badan pariwisata dunia milik PBB, memilih tiga desa wisata sebagai wakil dari Indonesia. Mereka adalah Desa Tetebatu dari NTB, Desa Wisata Wae Rebo dari NTT, dan Desa Wisata Nglanggeran dari Gunungkidul, DIY.

Tetebatu memiki arti yang sangat indah, yaitu tumpukan batu (undakan) yang menyerupai titian, dengan air mengalir keluar dari sela-sela bebatuan.

Mariani, ketua Badan Pengurus Desa Wisata (BPDW) di Desa Tetebatu mengatakan dengan bangga “Kami sudah dapat brand Desa Wisata Terindah Dunia dan untuk dapat brand itu susah sekali.”

Mariani menjelaskan bahwa BPDW ada sebelum UNWTO mengumumkan Desa Tetebatu masuk ke dalam daftar UNWTO. Masuknya Tetebatu dalam daftar UNWTO membuat desa ini bergegas untuk mengurus kepengurusannya.

Predikat Desa Wisata Terindah Dunia bukanlah main-main. Desa ini benar-benar menunjukkan keindahan alam dan pariwisata keberlanjutaan dalam pariwisata.

Desa ini memiliki luas sekitar 369 ribu hektare. Dari Kuta Mandalika, perjalanan bisa ditempuh sekitar 1 jam.

Alamnya hijau dan memiliki keanekaragaman hayati. Bentangan sawah, kebun kopi, durian sampai air terjun menjadi kebanggaan dari Tetebatu. Budaya dan adat pun masih dipegang teguh oleh warga Tetebatu.

Berjalan-jalan di desa ini sungguh melegakan. Kamu diajak untuk melepaskan sejenak ketegangan kota yang hiruk pikuk dan bising.

Saat berkeliling kamu akan melihat warga yang menjemur gabah di panasnya aspal, warga yang mencuci langsung dari pancuran air di sawah hingga memetik langsung hasil bumi bersama warga.

“Orang-orang sini sudah terbiasa dengan turis, jadi warga kami memang sangat ramah kepada siapa pun yang datang ke sini,” kata Badrun, salah seorang pemandu lokal.

Bahasa tak menjadi kendala bagi mereka. Jangan salah, warga Tetebatu memang tak semua pandai berbahasa Indonesia, namun para pemandunya jago berbahasa Inggris, Prancis hingga Belanda.

“Karena yang datang ke sini 95 persen turis internasional,” dia menjelaskan.

Source : detik.com

Related Articles