PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias

1 Warga Tewas, Banjir-Longsor Landa Pulau Nias
Desember 18
22:02 2021

PALUPOS.COM – Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Nias, Sumatera Utara (Sumut). Ada satu orang warga yang tewas karena tertimbun tanah longsor di Kota Gunungsitoli.

“Satu meninggal, dua selamat, saat tanah longsor di Gunungsitoli. Iya (rumah yang tertimpa longsor),” kata pejabat Humas Basarnas Nias Asanimu Waruwu saat dimintai konfirmasi, Sabtu (18/12/2021).

Asanimu mengatakan korban tewas dan selamat sudah dievakuasi. Selain longsor, banjir terjadi di Gunungsitoli.

“Korban sudah dievakuasi. Untuk banjir, sudah dua hari,” ujar Asa.

Dia mengatakan banjir terjadi karena hujan yang terus-menerus mengguyur Gunungsitoli. Akibatnya, sungai meluap.
Selain di Gunungsitoli, banjir terjadi di Kabupaten Nias Utara. Banjir merendam ratusan rumah di tiga kecamatan.

“Di Nias Utara sekarang banjir, ada ratusan rumah yang terendam di tiga kecamatan,” tutur Asanimu.

Dia menyebut tim SAR sedang berupaya mengevakuasi warga terjebak banjir. Ketinggian banjir disebut mencapai 2 meter.

“Sudah 73 keluarga yang kita evakuasi, ketinggian ada yang sampai 2 meter,” jelasnya.

Source : detik.com

Related Articles