PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Bebaskan Nabi, Sekte Terlarang Serbu Penjara

Bebaskan Nabi, Sekte Terlarang Serbu Penjara
Mei 18
05:35 2017

Penjara Kota Kinshasa, Kongo diserang. Itu untuk membebaskan nabi. Tak pelak, napi yang lain pun ikut kabur. Itu terjadi di sebuah penjara di Kota Kinshasa, Kongo. Kini polisi disibukkan menangkap 50 napi yang ikut kabur, serta nabi yang dibawa pengikutnya.

Nabi yang dipenjarakan itu adalah Ne Muanda Nsemi. Dia pimpinan dari Gerakan Bundu di Kongo. Tokoh ini menyebut dirinya sebagai nabi, dan ditangkap pada bulan Maret 2017. Itu setelah terjadi serangkaian bentrokan antara pengikutnya dengan polisi.

Dalam peristiwa itu, sedikitnya enam pendukung Nsemi tewas. Itu saat dikepung selama dua pekan yang dilakukan polisi di rumah nabi itu di Kinshasa.  Dan akhir dari insiden itu adalah penangkapan pimpinan sekte ini.

Menurut Reuters, Kamis (18/5/2017), terjadi baku-tembak di dekat Penjara Makala saat dini hari waktu setempat. Tahanan yang mengenakan seragam biru dengan kerah kuning terlihat di jalanan. Mereka kabur dari dalam penjara.

Menteri Kehakiman Alexis Thambwe menyebut, hanya Nsemi, napi penting yang lolos. Sedang beberapa tahanan berpengaruh yang mendekam di penjara itu, termasuk pemimpin oposisi dan tentara yang didakwa atas upaya pembunuhan Presiden Lauren Kabila tidak berhasil kabur.

Akibat kerusuhan di enjara ini, maka tentara Kongo menginterogasi beberapa pemuda yang tinggal di dekat rumah Nsemi. Beberapa di antara mereka langsung ditahan.

Nsemi punya pengikut kuat di bagian barat daya Kongo. Dia mengobakan semangat untuk kembali menghidupkan Kerajaan Kongo, yang berkembang selama berabad-abad di sekitar mulut Sungai Kongo.

Bentrokan antara para pengikut Nsemi dan pasukan keamanan telah menambah ketegangan yang muncul di Kongo sejak Presiden Joseph Kabila menolak mundur saat mandatnya berakhir pada bulan Desember lalu. Dan kondisi ini mengkhawatirkan bakal terjadinya konflik sipil yang baru. jss

Related Articles