PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Tak Tahan Diperkosa Ayah, Mawar Lapor Polisi

Tak Tahan Diperkosa Ayah, Mawar Lapor Polisi
Mei 21
08:11 2017

Malang nian nasib Mawar (16), bukan nama sebenarnya. Gadis yang masih duduk di bangku SMA itu terpaksa melaporkan ayah kandungnya sendiri karena tidak tahan dijadikan budak nafsu. Dia terus-terusan diperkosa ayahnya.

Pada Jumat (19/5/2017) kemarin, gadis yang tinggal bersama orangtuanya di Dusun Bunga Toi Desa Karondang Kecamatan Tana lili, Luwu Utara, Sulawesi Selatan itu kembali dipaksa untuk melayani nafsu sang ayah. Karena diancam, maka dia terpaksa melayani nafsu bejat ayahnya.

Sehabis dia diintimi ayahnya, Mawar akhirnya mendatangi kantor Polisi Sektor (Polsek) Bone-bone, Luwu Utara. Malam itu dia melaporkan aksi bejat ayahnya.

“Korban melapor Jumat, malam itu. Dia baru saja diperkosa lagi oleh ayahnya. Korban dilaporkan diperkosa sejak tahun 2012, saat masih duduk di bangku SMP. Korban takut melapor ke ibunya,” kata Kanit Reskrim, Aiptu Joko Isdianto, Sabtu (20/5/2017).

Setelah menerima laporan, polisi yang dipimpin Kanit Reskrim, Aiptu Joko Isdianto langsung bergerak ke rumahnya. Penangkapan sempat tertunda, karena  yang bersangkutan tidak ada di rumah.  Sabtu (20/5/2017) dini hari akhirnya berhasil ditangkap dengan menembak betisnya..

“Pelaku baru ditemukan di jalan Desa Poreang. Saat ditahan polisi, pelaku berusaha kabur. Personil terpaksa menembak betis pelaku, karena tak mengindahkan tembakan peringatan,” tambah Joko.

Kini terangka pelaku sudah diamankan di Polsek Bone-bone. Dia menjalani pemeriksaan  untuk perbuatannya. jss

Related Articles