PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Gempa 4,0 SR Guncang Morowali

Gempa 4,0 SR Guncang Morowali
Mei 29
05:32 2017

Gempa berkekuatan 4,0 Skala Richter (SR) guncang Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Guncangannya cukyp terasa, hingga banyak warga yang berhamburan keluar rumah.

Menurut Kepala Stasiun BMKG Kota Palu, Kasiron,  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa di Kabupaten Morowali itu terjadi pada Senin 29 Mei 2019, pukul 03.23 WIB. Lokasi gempa di 2,85 derajat Lintang Selatan dan 122,14 derajat Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedang pusat gempa dengan guncangan lemah berada di darat 31 kilometer tenggara Morowali. Ini yang dapat dirasakan di daerah Bahodopi dalam skala intensitas II SIG BMKG atau (IV MMI).

Belum ada gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan terus mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BMKG. Utamanya yang berada pesisir pantai, agar tidak terpancing isu-isu yang tidak benar dan menyesatkan. “Jangan mudah terpancing, misalkan akan ada tsunami. Itu tidak benar,” kata Kasiron.

Itu ditekankan karena gempa juga terjadi  Rabu 24 Mei 2017 di Kabupaten Morowali, Geempa itu berkekuatan 5,6 Skala Richter yang mengakibatkan sejumlah bangunan rusak. jss

Related Articles