PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Di Mesir, Paus Fransiskus Ucapkan Assalamualaikum

Di Mesir, Paus Fransiskus Ucapkan Assalamualaikum
April 30
20:05 2017

Pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus, mengucapkan itu di Stadion Kairo. Paus berada di Mesir selama dua hari. Dan saat memimpin perayaan misa, Paus mengucapkan ‘assalamualaikum’ sebagai sebuah pesan toleransi beragama.

Dilaporkan CNN, kunjungan ini memang dirancang untuk menjalin persaudaraan Muslim-Kristen dan menunjukkan solidaritas dengan kelompok minoritas Kristen Koptik yang terancam di negara ini.

Kedatangan Fransiskus itu hampir dua minggu setelah pengeboman saat perayaan Minggu Palma di dua gereja Koptik, yang menyebabkan setidaknya 45 orang tewas.

Pengamanan ketat dilakukan ketika Paus memasuki Stadion Pertahanan Udara Kairo dengan mobil golf terbuka. Paus melambaikan tangtan pada umat dan masyarakat, ddan berhenti sejenak untuk memberkati sekelompok anak berkostum. Salah satu bagian stadion dihiasi fotonya serta bendera Mesir dan Vatikan.

“Religiusitas tidak berarti apa-apa kecuali jika diilhami oleh iman dan amal yang dalam. Iman yang benar adalah yang membuat kita lebih beramal, lebih berbelas kasih, lebih jujur dan lebih manusiawi,” katanya.
“Tuhan senang hanya dengan iman yang diungkapkan oleh hidup kita, karena satu-satunya fanatisme yang dimiliki orang percaya hanyalah karena kasih amal! Fanatisme lainnya tidak datang dari Tuhan dan tidak menyenangkannya.”

Dalam memulai misa itu, Paus mengucapkan “Assalamualaikum,” salam tradisional dalam bahasa Arab yang berarti “damai sejahtera bagimu,” dan diakhiri dengan “al-Masih qam! Bilhaqiqa qam! (Kristus telah bangkit Dia benar-benar bangkit)”.

Seorang juru bicara Vatikan mengatakan, bahwa ada 15 ribu orang menghadiri misa di stadion, yang menampung 30 ribu orang itu. Paus kemudian bertemu dengan anggota komunitas Katolik Koptik kecil Mesir di Seminari Patriarkat St. Leo di lingkungan Maadi, Kairo.

Dalam suasana yang lebih intim dari misa sebelumnya, Fransiskus mendesak berkumpulnya para imam, biarawati dan umat untuk menjadi pembangun perdamaian religius di Mesir, dengan mengatakan, bahwa meskipun keadaan sulit, Anda harus bertahan.
“Meskipun ada banyak alasan untuk berkecil hati, dan banyak kehancuran dan penghukuman. Semoga Anda menjadi penopang harapan, pembangun jembatan dan agen dialog serta harmoni,” katanya.

Pada hari Sabtu (29/4), Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan seorang penjaga kehormatan bertemu Paus di bandara dalam upacara perpisahan sebelum kembali ke Roma. jss

Related Articles