PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Video Pariwisata Indonesia Terbaik di Kawasan Asia Timur dan Pasifik

Video Pariwisata Indonesia Terbaik di Kawasan Asia Timur dan Pasifik
September 17
19:15 2017

PALUPOS.COM –  Indonesia kembali raih penghargaan di ajang internasional. Jumat (15/9) Indonesia mendapat dua penghargaan dalam ajang United Nations World Tourism Organization (UNWTO) Video Competition 2017 sebagai video pariwisata terbaik untuk kawasan Asia Timur dan Pasifik serta  People Choise Award.

Penghargaan ini diraih Indonesia dalam acara memperingati 22nd UNWTO General Assembly di Chengdu, China, Jumat (15/9/2017), yang diterima langsung oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

“Bangga. Berkali-kali kita menang. Terbukti bangsa Indonesia bangsa pemenang, bukan bangsa pecundang,” ujar Menteri Pariwisata, seperti dilansir Kompascom.

Arief mengatakan, bahwa video pariwisata Indonesia telah mengalahkan 63 video pariwisata lain di dunia.

Video pariwisata Indonesia ini berjudul “Wonderful Indonesia: The Journey to A Wonderful World”. Video ini menampilkan bebagai keindahan destinasi pariwisata Indonesia, seperti Yogyakarta, Bali, Raja Ampat, Toraja, NTT, Lombok, Wakatobi dan Jakarta.

“Kemenangan itu direncanakan. Kemenangan ini direbut dengan kerja keras, keringat, rasa cinta dan air mata. Cintailah Indonesia,” sambungnya. (*)

Related Articles