PaluPos.Com

Berita

 Breaking News
  • Belanda Mendadak Setop Pakai Facebook, Ini Alasannya Pemerintah Belanda mengumumkan pihaknya tidak akan menggunakan Facebook lagi di masa depan. Mereka beralasan tujuannya untuk keamanan masyarakatnya. Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri setempat pernah meminta Otoritas Perlindungan Data Belanda (DPA)...
  • Produk Tembakau yang Dipanaskan Minim Digunakan oleh Remaja di Negara-negara Maju Penggunaan produk tembakau alternatif oleh remaja di bawah usia 18 tahun menjadi keprihatinan para pemangku kepentingan. Ternyata, ada fakta menarik yang menunjukkan bahwa produk tembakau yang dipanaskan minim digunakan oleh...
  • Ketahui 5 Perbedaan Label Kadaluwarsa Kemasan Makanan Menjelang hari Lebaran, ada berbagai diskon yang digelar gerai-gerai belanja. Salah satu item yang cukup banyak didiskon adalah makanan-makanan dalam kemasan di supermarket. Jangan asal kalap membelinya ya,  Anda perlu...
  • Jangan Pernah Percaya Haji Tanpa Antre Lamanya waktu menunggu untuk bisa melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci membuat sebagian oknum masya-rakat memanfaatkan masalah ini untuk menawarkan haji ce-pat atau tanpa antre. Haji tanpa antre yang ditawarkan tersebut...
  • Kim Jong Un Menggila, Korut Tembak ‘Serangan Balasan Nuklir’ Korea Utara (Korut) kembali mencari perhatian dunia. Di tengah perang yang berkecambuk di Rusia dan Ukraina serta memenasnya Timur Tengah karena serangan Israel ke Gaza dan konflik Israel-Iran, Pyongyang melakukan...

Teror Barcelona, 13 Orang Tewas dan 100 Lebih Pejalan Kaki Luka-luka

Teror Barcelona, 13 Orang Tewas dan 100 Lebih Pejalan Kaki Luka-luka
Agustus 18
14:15 2017

BARCELONA – Barcelona dikejutkan dengan teror penabrakan kerumunan pejalan kaki oleh sebuah mobil van. Akibat kejadian itu, 13 orang tewas dan lebih dari 100 orang lainnya alami luka-luka.

Seperti dilansir New York Post, Jumat (18/8/2017), mobil van itu melaju kencang dan menabrak kerumunan pejalan kaki di alun-alun Catalunya di Distrik Las Ramblas.

Setelah kejadian itu, menurut Associated Press, beberapa jam setelah kejadian dilakukan penggerebekan di Cambrils, Kamis (17/8/2017) waktu setempat. Melalui akun Twitter, pejabat setempat mengingatkan agar warga Cambrils tetap tinggal di rumah.

ISIS mengaku bertanggung jawab atas teror itu. Seperti dikatakan media ISIS, Amaq, bahwa kelompoknyalah yang melakukan serangan van itu. (jss)

Related Articles